File sampah seperti cache, file sementara, dan sisa update Windows menumpuk seiring waktu dan bisa membuat penyimpanan penuh serta laptop terasa lambat. Kabar baiknya, kamu bisa membersihkannya tanpa aplikasi tambahan menggunakan tool bawaan Windows.
Cara 1: Storage Sense
- Buka Settings > System > Storage.
- Aktifkan Storage Sense agar Windows membersihkan file sementara secara otomatis.
- Klik Temporary files, centang item yang ingin dihapus, lalu klik Remove files.
Cara 2: Disk Cleanup
- Ketik Disk Cleanup di kotak pencarian Start, lalu buka.
- Pilih drive C, tunggu pemindaian selesai.
- Centang Temporary files, Recycle Bin, dan Thumbnails, lalu klik OK.
- Untuk membersihkan sisa update, klik Clean up system files.
Jangan Lupa Recycle Bin dan Folder Download
Banyak orang lupa bahwa file yang “dihapus” masih menumpuk di Recycle Bin. Kosongkan secara berkala. Folder Download juga sering jadi tempat menumpuknya installer lama yang sudah tidak terpakai.
Kalau Sudah Bersih Tapi Masih Lemot?
Jika setelah dibersihkan laptop tetap lambat, penyebabnya bisa dari RAM yang kurang, hardisk yang sudah tua, atau terlalu banyak program berjalan saat startup. Cek kondisi komponen laptop kamu untuk memastikan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah aman menghapus Temporary files?
Aman. File ini hanya data sementara dan akan dibuat ulang oleh sistem bila diperlukan.
Seberapa sering perlu membersihkan?
Cukup sebulan sekali, atau aktifkan Storage Sense agar otomatis.
Perlukah aplikasi pembersih pihak ketiga?
Tidak wajib. Tool bawaan Windows sudah cukup dan lebih aman dari aplikasi yang menyisipkan iklan.
Pakai Alat Cek Laptop Gratis Royal Laptop Jogja untuk mengecek 10+ komponen (layar, keyboard, baterai, speaker, dan lainnya) langsung dari browser. Selesai cek, kamu bisa unduh hasilnya dalam PDF dan dapat voucher servis Rp50.000.





